Nelly Turuallo Imbau Warga Balikpapan Gunakan Masker, Waspadai Dampak Asap Karhutla

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BALIKPAPAN : Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Nelly Turuallo, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan.

Menurut Nelly, kondisi cuaca panas berkepanjangan yang terjadi saat ini perlu menjadi perhatian bersama. Terlebih, asap dari karhutla di beberapa daerah berpotensi terbawa angin dan berdampak terhadap kualitas udara di Kota Balikpapan.

“Sudah saatnya masyarakat menjaga kesehatan dan bersiap menggunakan masker, terutama jika kondisi udara mulai dipengaruhi asap karhutla. Kita harus waspada karena dampaknya bisa menjangkau Balikpapan,” kata Nelly, Senin (24/8/2026).

Politikus Partai Golkar tersebut juga mengingatkan masyarakat, khususnya kelompok rentan, untuk mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi udara memburuk. Paparan asap karhutla, kata dia, dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama yang berkaitan dengan saluran pernapasan.

Nelly meminta warga yang mulai mengalami keluhan kesehatan, seperti batuk, sesak napas, atau gejala infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), agar segera memanfaatkan fasilitas kesehatan terdekat.

“Kalau sudah mengalami keluhan kesehatan, terutama gejala ISPA, jangan dibiarkan. Segera periksa ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap aktivitas pembukaan dan pembakaran lahan. Menurutnya, karhutla tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat merugikan masyarakat apabila asap menyebar ke kawasan permukiman.

“Jangan sampai ada oknum yang membuka atau membakar lahan demi kepentingan pribadi tanpa memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat. Pengawasan juga harus diperkuat, baik oleh pemerintah daerah, pemerintah provinsi maupun kementerian terkait,” tegasnya.

Selain mengantisipasi paparan asap, Nelly mengajak masyarakat menjaga kondisi tubuh dengan menerapkan pola hidup sehat. Warga disarankan mengonsumsi makanan bergizi dan seimbang, memperbanyak istirahat, serta mengurangi mobilitas di luar rumah ketika kondisi cuaca maupun kualitas udara tidak mendukung.

“Kita harus menjaga pola makan, konsumsi makanan yang sehat dan bergizi, serta cukup beristirahat. Kurangi aktivitas di luar rumah kalau memang tidak diperlukan,” jelasnya.

Nelly menambahkan, kewaspadaan masyarakat juga penting mengingat kebakaran masih berpotensi terjadi di tengah kondisi cuaca panas. Ia berharap upaya pencegahan dan pengawasan dapat terus diperkuat sehingga kebakaran tidak meluas dan masyarakat tidak menjadi pihak yang dirugikan.

“Sekarang kita harus sama-sama waspada. Kebakaran bisa berdampak luas dan merugikan warga. Karena itu, pencegahan harus dilakukan sejak awal dan masyarakat juga harus menjaga keselamatan serta kesehatannya,” pungkasnya.(mid)